Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka

Dimas Octavian Saputro,PGSD.D
5
(1)

Dalam hadits lainnya Rasulullah SAW bersabda:

تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ( رَواهُ الطَّبْرَانِيْ)

“Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu. (HR Tabrani).

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam
ONTOLOGI
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum terbaru yang di digunakan pada pendidikan di Indonesia pada saat, pada kurikulum merdeka ada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau yang biasa disebut dengan (P5). P5 tersebut bertujuan untuk menguatkan projek peserta didik pada kondisi lingkungan sekolahnya masing-masing. Namun ada beberapa pertanyaan yang terlintas disaat membaca Kurikulum Merdeka.


Apa yang disebut Merdeka dalam kalimat Kurikulum Merdeka? apakah kita bebas dalam membuat kurikulum kita sendiri atau kita merdeka dalam belajar. Ya, merdeka pada kalimat “Kurikulum Merdeka” itu bertujuan untuk sekolah memilih Projek yang sudah tersedia sesuai dengan kondisi pada lingkungan sekolah masing-masing.
Lalu Apa yang dimaksud dengan Pelajar Pancasila? Apakah pelajar di Indonesia harus berlandaskan kepada pancasila, apakah pelajar di Indonesia sekarang sudah berlandaskan kepada pancasila? Sepertinya perlu di pupuk kepada pelajar apalagi di Usia Dini agar berlandaskan kepada pancasila, agar menjadi warga negara yang baik kedepannya.
EPISTOMOLOGI
Kurikulum Merdeka pada saat ini masih dalam masa tansisi dari kurikulum 2013 (Kurtilas) Ke Kurikulum Merdeka (KM). Pada masa transisi ini jelas membutuhkan penyesuaian kembali pada Kemdikbud serta pada Satuan Pendidikan.
Lalu bagaimana Transisi ini berjalan? Transisi ini sudah dilakukan sejak kurang lebih 1 tahun yang lalu dan untuk saat ini sudah banyak Satuan Pendidikan yang sudah memulai memaki kurikulum Merdeka.


AKSIOLOGI
Kurikulum Merdeka, kurikulum yang baru lagi setelah kurang lebih 9 tahun menggunakan kurikulum 2013, ada sisi positif dan negatif pada perubahan kurikulum yang baru ini, apalagi oleh Satuan Pendidikan yang baru berdiri dan baru saja adaptasi dengan kurikulum 2013 namun sudah ada kurikulum baru lagi yang harus di adaptasi juga. Hal tersebut bisa mempengaruhi pada pembelajaran di Satuan Pendidikan.
Lepas dari hal itu, muncul pertanyaan
Mengapa kurikulum di Indonesia berubah-rubah?
Perkembangan zaman yang semakin maju membuat pemerintah khususnya pada kemdikbudristek membuat kerikulum yang baru, yang membebaskan kita untuk memilih projek yang tersedia pada Satuan Pendidikan dan lebih mengembangkan potensi yang ada pada wilayah Satuan Pendidikan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

b8c6a2b6-b13c-4784-a50d-bb9e4c69e4a2 Screenshot_1.png